selain itu biasanya pohon pepaya yang sehat dapat dijadikan makanan ternak, tetapi pohon pepaya yang terserang hama berwarna putih tersebut oleh para petani tidak berani dijadikan makanan ternak, karena para petani takut jika pohon pepaya tersebut beracun. saat ini dipasaran harga pepaya naik drastis, yang biasanya satu buah pepaya ukuran sedang dihargai Rp. 3.500,- s/d Rp. 4.000,- melonjak menjadi Rp. 7.000,- s/d Rp. 8.000,- perbuah.Sugito menambahkan, bahwa biasanya tanaman pepaya miliknya seluas kurang lebih 2.000 M2. mampu menghasilkan uang sekitar Rp. 450.000,- perbulan tapi saat ini tidak satupun tanaman pepayanya yang masih hidup. dia juga pernah mencoba memberikan pestisida pada beberapa tanaman pepayanya, tapi hasilnya nihil. Selang 3 hari pasca penyemprotan pestisida, hama yang sebelumnya pergi akan kembali lagi lebih banyak. Dan juga dia ungkapkan bahwa belum ada bantuan dari instansi terkait, karena ini adalah salah satu produk lokal yang menjadi andalan petani saat ini. dan juga tani mengharapkan adanya perhatian dari program - program yang langsung dikendalikan oleh pemerintah pusat, seperti P2KP, PNPM Mandiri maupun PPK. petani sebenarnya juga berharap banyak dengan program tersebut karena tanaman pepaya adalah salah satu penyangga ekonomi rakyat.
Senin, 19 Oktober 2009
serangan hama membuat petani rugi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar